
Seringkali orang beranggapan apabial anak tersrang batuk dan flu disebabkan karena mengkonsumsi gorengan atau es dalam jumlah yang berlebihan. Atau penyebab lainnya karena kecapean,kena hujan, kena debu, naik sepeda motor atau polusi lainnya. Ternyata semua anggapan tersebut tidak benar, itu semua bukan menjadi penyebab langsung timbulnya batuk, pilek, dan demam pada anak.
Factor daya tahan tubuh menjadi factor
penting bagi penderita flu, demam, batuk, pilek. Bila tidak ada kontak
dan sumber penularan flu tidak akan terjadi karena virus tersebut tidak
akan beterbagan di udara luas.
Flu disebabkan karena daya tahan tubuh kita yang lemah terhadap serangan
virus influenza. Daya tahan tubuh manusia secara alamiah akan melemah
di waktu musim hujan, dimana matahari tidak bersinar setiap hari.
Mengapa kurangnya sinar matahari menyebabkan daya tahan tubuh lemah?
Sinar matahari merupakan sumber dari Vitamin D, sering disebut juga
sebagai “Sunshine Vitamin”. Kegunaan vitamin D dalam kehidupan manusia
sangat besar, diantaranya adalah menjaga daya tahan tubuh optimal,
membantu pembentukan tulang yang kuat, mencegah penyakit berbahaya, dan
lain sebagainya. Berkurangnya sinar matahari di musim hujan memberikan
efek yang kurang menguntungkan tubuh karena kandungan vitamin D dalam
tubuhpun berkurang.
Selama ini kita hanya mengetahui bahwa vitamin C lah yang akan membantu
mencegah dan meringankan gejala Flu. Memang benar bahwa vitamin C dapat
meningkatkan daya tahan tubuh, namun Vitamin D merupakan nutrisi yang
lebih berkhasiat meningkatkan sistem daya tahan tubuh secara alamiah.
Jadi itulah sebabnya mengapa saat musim hujan maka penyakit flu pun
berdatangan.
Dalam satu dekade terakhir kita banyak mendengar mengenai flu burung
(SARS) yang mewabah di asia di tahun 2003 dengan korban jiwa ratusan
orang meninggal, dan juga flu babi (H5N1) yang merebak di tahun 2009.
Virus influenza memang semakin kuat setiap tahunnya disebabkan karena
kebanyakan dokter memberikan obat antibiotik untuk pasien yang mengalami
flu selama beberapa hari. Virus influenza semakin lama semakin kuat
terhadap antibiotik tersebut sehingga para ilmuwan dan dokter terus
melakukan penelitian dan pengembangan antibiotik, bahkan vaksin baru
yang lebih kuat melawan virus flu tersebut. Namun menurut penelitian
ilmiah di amerika serikat, antibiotik dan flu bukannya memperlemah virus
influenza, malahan memperkuatnya (semakin kebal terhadap antibiotik dan
vaksin).
Penyakit flu pada anak merupakan
salah satu hal yang sering terjadi dan Anda harus mengetahui penyebabnya
sebagai bagian dari pencegahan penyakit flu. Dikatakan bahwa flu adalah
kondisi dengan gejala kunci seperti demam, tubuh menggigil, nyeri di
sekujur tubuh, sakit kepala, serta batuk kering.
Penyebab flu adalah virus dengan jumlah
mencapai tiga jenis virus. Virus flu tipe A dan B merupakan jenis virus
yang bertanggung jawab terhadap epidemic tahunan flu. Sedangkan virus
tipe C merupakan jenis virus yang menyebabkan gangguan flu sporadis.
Flu pada anak menyebar secara langsung
khususnya ketika anak berdekatan dengan orang banyak, dan berada di
tempat berdebu serta kotor. Ada kalanya flu menyebar dengan cara yang
sederhana seperti anak yang menggunakan remote control bersama, berbagi
stik playstation, atau yang saling meminjam pensil.
Kemudian, ketika anak Anda mengalami
beragam gejala berikut, itu artinya anak akan mendapatkan gangguan
pernapasan yang berujung pada flu. Beberapa diantaranya yaitu:
- Demam tinggi
- Menggigil
- Letih yang berlebihan
- Sakit kepala
- Batuk kering
- Sakit tenggorokan
- Sakit perut serta muntah
- Bagaimana cara mencegah flu pada anak?
Salah satu cara yang sangat
direkomendasikan dalam mencegah flu adalah menerapkan vaksin flu.
Vaksinasi tersebut ampuh dalam rangka meningkatkan kekebalan tubuh dan
melindungi anak dari penyakit flu. Beberapa anak yang berusia di atas 2
tahun serta tidak mempunyai riwayat penyakit asma, bisa divaksin melalui
hidung dengan cara menyemprotnya. Sedangkan, khusus untuk anak dengan
usia 6 bulan ke atas, maka dapat diberikan suntikan vaksin flu.
Pencegahan gejala flu pada anak memang
harus diterapkan dengan serius, karena bisa jadi terdapat beragam
masalah lain kedepannya. Karena, anak bisa saja mengalami infeksi sinus,
infeksi telinga, hingga pneumonia. Langkah pertama dalam menghindari
flu bertambah parah adalah membawa buah hati Anda pergi ke dokter
kemudian mengkonsultasikan hal-hal yang berkaitan dengan flu pada anak
Anda.
Semoga tips mengobati gejala flu pada anak di atas mampu membantu Anda.
No comments:
Post a Comment